Mufad adalah tenaga bantu asing yang dikirimkan oleh suatu negara untuk membantu kegiatan belajar
mengajar di tempat-tempat yang telah ditentukan.
Pesantren Islam Al-Irsyad telah menjalin kerjasama dengan Kerajaan Saudi Arabia dalam pengiriman
dan pengadaan mufad untuk setiap tahunya. Pengiriman mufad ini dimaksudkan untuk membantu dalam
pengingkatan penguasaan bahasa arab bagi segenap santri dan penguasaan ilmu-ilmu diniyah pada umumnya.
Saat ini pemerintah Kerajaan Saudi Arabia mengirimkan 2 orang tenaga asing untuk membantu proses
belajar mengajar di Pesantren Islam Al-Irsyad. Di antara faktor yang cukup berperan dalam peningkatan
kualitas bahasa arab para santri di Pesantren Islam Al-Irsyad adalah karena para mufad ini tinggal di
dalam lingkungan Pesantren sehingga frekuensi para santri untuk bertemu dengan mereka cukup tinggi.
Pada umumnya para mufad menjalankan tugasnya selama 4 (empat) tahun dan setelah selesainya masa tugas
maka pemerintah Kerajaan Saudi Arabia akan mengirimkan mufad yang lain sebagai penggantinya.
Saat ini mufad yang mendapatkan tugas untuk membantu proses berlajar mengajar di Pesantren
Islam Al-Irsyad adalah :
Khidmah adalah program yang dijalankan oleh Pesantren Islam Al-Irsyad untuk para alumni dalam
melatih dan mempraktekkan ilmu yang telah diperolehnya selama belajar di Pesantren. Program ini
merupakan salah satu rangkaian syarat kelulusan dari Pesantren Islam Al-Irsyad khususnya dari jenjang
I'dad Muallimin. Lama program adalan selama 1 (satu) tahun kecuali untuk para alumni yang selama
studinya mendapatkan pembiayaan (beasiswa) dari Pesantren.
Dalam pelaksanaannya para alumni disebar ke berbagai tempat yang telah ditentukan oleh Pesantren
atas permintaan dari pondok Pesantren, lembaga dakwah dan pendidikan serta organisasi-organisasi
keislaman. Pada setiap tahunnya Pesantren Islam Al-Irsyad menyeleksi surat-surat yang masuk untuk
mendapatkan jatah pengiriman santri khidmah dari Pesantren Al-Irsyad. Tentunya surat-surat yang
masuk ini tidaklah sebanding dengan jumlah lulusan Pesantren yang masih relatif sedikit, oleh karena
itu hanya sekitar 25 % dari permohonan surat yang masuk yang baru dapat dikabulkan.
Inilah sedikit peran Peantren Islam Al-Irsyad Tengaran dalam rangka ikut mengemban amanat dalam
penyebaran dakwah islam yang bermanhaj ahlus sunnah wal jama'ah.
Di antara tempat-tempat yang telah menjalin kerjasama dengan Pesantren Islam Al-Irsyad Tengaran
dalam penempatan para santri khidmah adalah :