Allah Ingin Mengangkat Derajatmu Di Surga – Seri 40 Hadits Tentang Musibah dan Cobaan (7/40)

عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ خَالِدٍ السَّلَمِيِّ عَنْ أَبِيهِ عَنْ جَدِّهِ وَكَانَتْ لَهُ صُحْبَةٌ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ:

إِنَّ الْعَبْدَ إِذَا سَبَقَتْ لَهُ مِنْ اللَّهِ مَنْزِلَةٌ لَمْ يَبْلُغْهَا بِعَمَلِهِ ابْتَلَاهُ اللَّهُ فِي جَسَدِهِ أَوْ فِي مَالِهِ أَوْ فِي وَلَدِهِ ثُمَّ صَبَّرَهُ عَلَى ذَلِكَ حَتَّى يُبْلِغَهُ الْمَنْزِلَةَ الَّتِي سَبَقَتْ لَهُ مِنْ اللَّهِ تَعَالَى

Diriwayatkan dari Muhammad ibn Khalid As-Salamiy dari bapaknya dari kakeknya yang merupakan salah satu sahabat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam (radhiyallahu ’anhu) berkata: Aku pernah mendengar Rasulullah shallallahu’alaihi wasallam bersabda:

“Sesungguhnya seorang hamba jika telah ditentukan/ditakdirkan padanya suatu tingkatan (di Surga -pent) yang mana dia belum bisa meraihnya dengan sebab seluruh amalnya, maka Allah akan timpakan padanya musibah berkaitan dengan dirinya, hartanya atau pada anaknya, kemudian Allah jadikan dia bisa bersabar atas musibah tersebut sehingga dengan sebab tersebut Allah sampaikan ia pada tingkatan (di Surga -pent) yang telah Allah tetapkan untuknya.” (HR. Abu Daud, no. 2686 dengan sanad yang shahih)

Faedah Hadits:

  1. Penjelasan tentang adanya ketetapan takdir yang telah Allah tuliskan untuk semua hamba hamba-Nya;
  2. Keterangan bahwa amalan yang dilakukan hamba merupakan sebab dia mendapatkan Surga dari Allah dengan karunia dan kasih sayang-Nya;
  3. Salah satu hikmah Allah memberikan musibah kepada hamba-Nya adalah meningkatkan derajatnya di Surga yang mana derajat itu tidak bisa diraih oleh hamba tadi hanya dengan amal ibadahnya;
  4. Musibah dan cobaan yang Allah berikan kepada hamba-Nya itu bermacam-macam. Terkadang berkaitan dengan dirinya, harta ataupun anaknya;
  5. Kewajiban bersabar atas musibah dan cobaan yang Allah berikan karena semua itu merupakan tanda kebaikan yang Allah berikan kepadanya;
  6. Penegasan bahwa seseorang tidak akan mampu bersabar dalam menghadapi musibah kecuali dengan pertolongan dan kemudahan dari Allah;
  7. Adanya perbedaan derajat dan tingkatan antara penduduk Surga sesuai dengan amalan mereka ketika di dunia;
  8. Hadits ini juga merupakan dalil bahwa Surga itu bertingkat-tingkat;
  9. Isyarat agar kita memohon kepada Allah tingkatan Surga yang paling tinggi sebagaimana pesan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam kepada kita,

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم: إِنَّ فِي الْجَنَّةِ مِائَةَ دَرَجَةٍ أَعَدَّهَا اللَّهُ لِلْمُجَاهِدِينَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ مَا بَيْنَ الدَّرَجَتَيْنِ كَمَا بَيْنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ فَإِذَا سَأَلْتُمُ اللَّهَ فَاسْأَلُوهُ الْفِرْدَوْسَ فَإِنَّهُ أَوْسَطُ الْجَنَّةِ وَأَعْلَى الْجَنَّة وَفَوْقَهُ عَرْشُ الرَّحْمَنِ وَمِنْهُ تَفَجَّرُ أَنْهَارُ الْجَنَّة

Diriwayatkan dari Jabir ibn Abdillah radhiyallahu ’anhu berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Sesungguhnya di Surga itu ada seratus tingkatan yang telah Allah sediakan bagi mereka yang berjihad di jalan Allah. Dan jarak antara satu tingkatan dengan tingkatan lainnya itu bagaikan jarak antara langit dan bumi. Dan apabila kalian berdoa memohon kepada Allah maka mintalah kepada-Nya Surga Firdaus. Karena Surga Firdaus adalah Surga yang paling tengah dan paling atas, di atasnya terdapat ‘Arsy Allah Dzat Yang Maha Pengasih. Dan dari Surga Firdaus itulah seluruh mata air sungai sungai Surga mengalir” (HR. Al-Bukhari, no. 2581 dan 6873)

Wallahu a’lam.

Oleh Ustadz Mahful Safarudin, Lc.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *